Arsip

Posts Tagged ‘PLTU’

Pembangkit Listrik Tenaga Uap ( PLTU )

23 Desember 2011 4 komentar

Turbin adalah mesin penggerak, dimana energi fluida kerja dipergunakan langsung untuk memutar roda/poros turbin. Pada turbin tidak terdapat bagian mesin yang bergerak translasi, melainkan gerakan rotasi. Bagian turbin yang berputar biasa disebut dengan istilah  rotor/roda/poros turbin, sedangkan bagian turbin yang tidak berputar dinamai dengan istilah stator. Roda turbin terletak didalam rumah turbin dan roda turbin memutar poros daya yang digerakkannya atau memutar bebannya (generator listrik, pompa, kompresor, baling-baling, dll).

Didalam turbin fluida kerja mengalami ekspansi, yaitu proses penurunan tekanan dan mengalir secara kontinyu. Penamaan turbin didasarkan pada jenis fluida yang mengalir didalamnya, apabila fluida kerjanya berupa uap maka turbin biasa disebut dengan turbin uap.

4.1     PRINSIP KERJA PUSAT LISTRIK TENAGA UAP (PLTU)

Pusat listrik tenaga uap (PLTU) mempunyai bagian-bagian utama seperti:

  1. Turbin uap (steam turbine).
  2. b.      Boiler (steam generator).
  3. Kondensor (condenser).
  4. d.      Pompa-pompa (pumps).

Prinsip kerja dari pusat listrik tenaga uap (PLTU) didasarkan pada siklus Rankine seperti pada diagram T vs s dan h vs s dibawah ini.

Turbin uap untuk pembangkit menggunakan siklus uap tertutup, uap yang  telah memutar turbin dengan energinya dikondensasikan kembali menjadi air dan dipompa ke boiler, selanjutnya dipanaskan lagi didalam boiler tersebut. Demikian seterusnya siklus ini terjadi  terus menerus.

Daerah dibawah garis lengkung k – K – k’ pada diagram T – s dan h – s merupakan daerah campuran fasa cair dan uap. Uap didalam daerah tersebut biasanya juga dinamakan uap basah. Garis k – K dinamai garis cair (jenuh), dimana pada dan disebelah kiri garis tersebut air ada dalam fasa cair. Sedangkan garis k – k’ dinamai garis uap jenuh, dimana pada dan disebelah kanan garis tersebut air ada dalam fasa uap (gas). Uap didalam daerah tersebut terakhir biasanya dinamai uap kering. Titik K dinamai titik kritis, dimana temperature kritis dan tekanan kritis. Pada titik kritis keadaan cair jenu adalah identik.

  1. Dari titik 1 ke titik 2 merupakan proses isentropis,didalam pompa.
  2. Dari titik 1 ke titik 2’ dan ke titik 3 merupakan proses pemasukan kalor atau pemanasan pada tekanan konstan didalam boiler/ketel.
  3. Dari titik 3 ke titik 4 merupakan proses ekspansi isentropic didalam turbin atau mesin uap lainnya.
  4. Dari titik 4 ke titik 1 merupakan proses pengeluaran kalor atau pengembunan pada tekanan konstan, didalam kondensor.

Secara sederhana sebuah pembangkit listrik tenaga uap digambarkan seperti pada gambar dibawah.

4.1     Perbaikan siklus tenaga uap.

Perbaikan siklus tenaga uap dapat dilakukan dengan jalan pemanasan ulang (reheat), dimana setelah uap berekspansi didalam turbin, uap tersebut keluar dari turbin dan dialirkan kedalam alat pemanas lanjut (reheater) yang berada didalam ketel/boiler untuk dipanaskan kembali, kemudian baru uap itu dimasukkan kedalam turbin berikutnya. Dengan demikian uap yang dialirkan ke turbin energinya telah diperbesar dan setelah berekspansi di turbin uap, kondisi akhir uap tekanannya menjadi berkurang (kurang dari 1 atmosfir) didalam kondensor dengan kebasahan yang tertentu. Siklus proses ini seperti ditunjukkan pada gambar dibawah.

Air laut yang jumlahnya melimpah ruah dipompa oleh CWP (Circulating Water Pump) (1) yang sebagian besar dipakai untuk media pendingin di Condenser (6) dan sebagian lagi dijadikan air tawar di Desalination Evaporator (2). Setelah air menjadi tawar, kemudian dipompa oleh Distillate Pump (3) untuk kemudian dimasukkan ke dalam Make Up Water Tank (4) yang kemudian dipompa lagi masuk ke sistem pemurnian air (Demineralizer) dan selanjutnya dimasukkan ke dalam Demin Water Tank (5). Dari sini air dipompa lagi untuk dimasukkan ke dalam Condenser bersatu dengan air kondensat sebagai air benam ban. Air kondensat yang kondisinya sudah dalam keadaan murni dipompa lagi dengan menggunakan pompa kondensat, kemudian dimasukkan ke dalam 2 buah pemanas Low Pressure Heater (7) dan kemudian diteruskan ke Deaerator (8) untuk mengeluarkan atau membebaskan unsur O2 yang terkandung dalam air tadi. Selanjutnya air tersebut dipompa lagi dengan bantuan Boiler Feed Pump (9) dipanaskan lagi ke dalam 2 buah High Pressure Heater (10) untuk diteruskan ke dalam boiler yang terlebih dahulu dipanaskan lagi dengan Economizer (11) baru kemudian masuk ke dalam Steam Drum

(12). Proses pemanasan di ruang bakar menghasilkan uap jenuh dalam steam drum, dipanaskan lagi oleh Superheater (14) untuk kemudian dialirkan dan memutar Turbin Uap (15). Uap bekas yang keluar turbin diembunkan dalam condenser dengan bantuan pendinginan air laut kemudian air kondensat ditampung di hot well.

Bahan bakar berupa residu/MFO dialirkan dari kapal/tongkang (16) ke dalam Pumping House (17) untuk dimasukkan ke dalam Fuel Oil Tank (18). Dari sini dipompa lagi dengan fuel oil pump selanjutnya masuk ke dalam Fuel Oil Heater (19) untuk dikabutkan di dalam Burner (20) sebagai alat proses pembakaran bahan bakar dalam Boiler.

Udara di luar dihisap oleh FDF (Forced Draught Fan) (21) yang kemudian dialirkan ke dalam pemanas udara (Air Heater) (22) dengan memakai gas bekas sisa pembakaran bahan bakar di dalam Boiler (13) sebelum dibuang ke udara luar melalui Cerobong/Stack (23).

Perputaran Generator (24) akan menghasilkan energi listrik yang oleh penguat/exciter tegangan mencapai 11,5 kV, kemudian oleh Trafo Utama/Main Transformater (25) tegangan dinaikkan menjadi 150 kV. Energi listrik itu lalu dibagi melalui Switch Yard (26) untuk kemudian dikirim ke Gardu Induk melalui Transmisi Tegangan Tinggi (27). Kemudian, tenaga listrik itu dialirkan lagi pada para konsumen.

Terdapat 2 (dua) jenis turbin uap yang bisa diaplikasikan didalam pusat listrik tenaga uap, sebagai berikut :

  1. 1.   Turbin Impuls.

Turbin impuls adalah turbin dimana proses ekspansi (penurunan tekanan) dan fluida kerja.uap hanya terjadi didalam nosel atau baris sudu tetapnya saja. Penurunan tekanan uap inilah yang akan menimbulkan terjadinya perubahan kecepatan, dan hal ini terjadi karena sudu gerak berputar maka ada kecepatan relative antara uap dengan sudu gerak.

  1. 2.   Turbin Reaksi.

Turbin rekasi adalah turbin dimana proses ekspansi (penurunan tekanan) terjadi baik didalam baris sudu tetap maupun sudu geraknya. Dalam hal ini baris sudu tetap maupun sudu geraknya berfungsi sebagai nosel (nozzle), sehingga kecepatan relative uap keluar setiap sudu lebih besar dan kecepatan relative uap masuk sudu yang bersangkutan.

Meskipun demikian kecepatan absolute uap keluar sudu gerak lebih kecil dari pada kecepatan absolute uap masuk sudu gerak yang bersangkutan, oleh karena itu sebagian energi kinetiknya diubah menjadi kerja memutar roda turbin. Tekanan uap keluar sudu lebih rendah dan pada tekanan masuk sudu yang bersangkutan, sehingga hal tersebut memperbesar gaya aksial yang terjadi pada rotor turbin tersebut.

Adapun sebagai pendukung pusat listrik tenaga uap ini digunakan beberapa alat bantu (auxiliary equipments) untuk membantu proses siklus turbin uap berjalan dengan baik, seperti :

  1. Sistem pelumas (lube oil system).
  2. Sistem bahan bakar (fuel system).
  3. Sistem pendingin (cooler system).
  4. Sistem udara kontrol (air control system).
  5. Sistem udara servis (air service system).
  6. Sistem hidrolik (hydraulic system).
  7. Sistem udara tekan (air pressure system).
  8. Sistem udara pengkabutan (atomizing air system).

Sumber : http://rahmanta13.wordpress.com

Iklan

Perjalanan Hidupku part 4

15 September 2010 1 komentar

Samarinda,  28 Mei 2007

Inilah perjalanan Powerplantku ke 4, masih didaerah Kalimantan Timur juga,  di sebuah kota yang lebih ramai dan padat daripada Tenggarong, masih di perusahaan yang sama yaitu PT. Sumalindo dengan PT Kalimantan Powerindo, mereka mengembangkan sayap dengan menambah unit Powerplant berkapasitas 1 x 7,5 MW di daerah Loajanan – Samarinda Seberang. Di Head Office ini kekurangan power untuk kebutuhan pabrik kayu tsb…..kira2 60 menit dari kota Tenggarong sedah sampai ke kota Samarinda.

Ini bangunan pemanas atau yang di sebut Boiler.

Kami disini bersama Mr. Andi Jablay dan Mr. Wag-Wag.

Kami cuma bertiga  dan dibantu dengan sekitar 75 tenaga kerja yang kita datangkan dari Jawa dan sebagian dari tenaga lokal dsini…untuk pemerataan…

Ini structur boiler dengan Mesin dari Shandong China. Semua yang di sini dari produksi Shandong China…..

Termasuk unit Turbinnya…disini kami Kontruksi Civilnya dan untuk mekanikalnya dan elektriknya dari PT Judhi Sakti Serang.

Dari sini proyek selama lbh kurang 13 Bulan sudah keluar powernya….

Di samarinda, kita lbh suka karena untuk peralatan dan material bahan lebih mudah dan lebih komplit ada di Toko…..jadi ini yang menyebabkan proyek tsb lebih cepat selesai dibanding proyek Powerplant yang sebelumnya..

Di Samarinda inilah disela2 kerja dan kita manfaatkan untuk waktu luang yang lain..

Disini kami melanjutkan hubungan dengan Cewek yang aku kenal di Tenggarong tahun lalu…..karena jaraknya dekat aja sekitar 20 menit naik kendaraan bermotor. Aku ada di Loajanan Samarinda sebrang dan dia ada di Sei Kunjang Samarinda…..Disini kita sering jalan ke Mall SCP….dan di tepian sungai mahakam…disini juga Powerplant ke 5 yaitu di berkapasitas 1 x 6,5 di PT. RKL di seberang Mahakam juga berjalan….bersamaan dengan di Loajanan.

Ini suasana dan kantor Proyek……suasana dan tempatnya sederhana saja, di bekas GOR milik Perusahaan tsb di bagi beberapa Tempat atau disekat untuk Tim Kontraktor yang lain, jadi kantor kita 1 atap yang memudahkan untuk saling berkomunikasi antar Perusahaan.

Inilah Mr. Andi Jablay dan aku berpose diatas Crane Tandano 50ton untuk kami Erektion Steel Structur PowerHouse dan lainnya untuk Powerplan 4 dan 5 ini.

Mr. WagWag begitu kami menyebutnya…….bagian dari Tim Powerplant ini……Dan dari sinilah kita mendapatkan istilah bagi kita2 Rep. Powerplant,  sejak dari inilah sering kami menyebut Rep Powerplant yang memberi nama adalah Mas Dani teman kami yang bekerja di PT SLJ dan sering main kekantor kita untuk urusan kerja sambil ngobrol kesana kemari…….

Disini sebagai pengawas dari Perusahaan PT SLJ

Adalah unit TDD, tampak disamping adalah

Mr Didik L ( Berbaju putih )

Ini salah satu Tim TDD ( Mr Supri Adiono )

dia adalah Teman seperjuangan dahulu semasa masih kuliah di Kampus Putih UMM..

Kami tak sengaja bertemu di lokasi Proyek dengan berbendera berbeda…..saya sebagai Tim PT Teguh Karya ( Kontraktornya ) dan Supri ( Sebagai Pemilik Proyek PT SLJ ) jadi kita seperti reunian aja…………dan di samping itu ada Mr. Zen dari Shandong sebagai Supervisi dari perusahaan China yang mempunyai mesinnya tsb. Saya banyak belajar mmengenai disiplin kerja dan bagaimana cara kerja yang baik tentunya dan yang penting minim kesalahan dan cepat dan tepat………..


Doc. Foto Perpisahan dengan Bp. H. Indra ( Tengah baju hitam ) dengan Tim TDD………….

Beliau sangat saya kagumi dengan cara kerjanya yang cepat dan tepat………dengan dua Powerplant PT SLJ inilah beliau pimpin………………Kalau Bpk Membaca ataupn tulisan ini……saya mau ucapkan …Semoga sukses dan terima kasih banyak atas Dorongannya selama ini………….

Perjalanan Hidupku Part 3

Kutai Kartanegara, 12 Agustus 2006

Setelah selama lebih kurang 14 Bulan di Cilegon Banten…….Eh, Perusahaanku mendapatkan proyek Powerplantku ke 3 di daerah Tanjung Harapan – Sebulu Kab Kukar Kaltim. Untuk pabrik kayu di seberang sungai Mahakam. Berkapasitas 2 x 7,5 MW . Milik PT Sumalindo Lestari Jaya atau yang lebih dikenal dgn PT SLJ dengan dukungan PT Kalimantan Powerindo Jakarta sebagai Pengelola Powerplant tsb. Dari Bandara Adisucipto Jogja, Tim yang terdiri dari Mr. Leo, Mr Andi Jablay dan Aku sendiri berangkat menuju Balikpapan. Tiba di balikpapan sekitar sore jam 3 waktu setempat. Di bandara balikpapan kami sudah di jemput teman satu tim yang bernama Mr Musa. Setelah melakukan perjalanan selama hampir 2,5 jam, kira kira hampir senja kami sampai ke Kota Tepian Mahakam yaitu Samarinda. Baru kali ini aku melihat sungai begitu lebar dan besar…yaitu sungai mahakam. Disana penduduk setempat menyebutnya laut. Pertama ya aku heran…ini sungai kok disebut dengan laut?

Dari kota Samarinda, kami meluncur ke arah tenggarong levat jalan baru. Sebelum sampai kota Tenggarong Ibukota Kukar, aku melihat sebuah hasil karya anak bangsa……yang membuat aku Takjub, Jembatan Tenggarong….seperti Jembatan California. menghubungkan Tenggarong Sebrang ke Tengarong. dengan menggunakan  kekuatan tali Tendon jembatan ini digantung……Waktu menunjukkan pukul 19.30 wita, Lampu sepanjan Jembatan tampak megah. Aku tengok kanan jalan….sebuah Patung Lembuswana di atas Pulau Kumala…..sebuah legenda masyarakat setempat bahwa Pulau Kumala dahulu adalah kapal penjajah belanda yang kalah oleh Raja Kutai KArtanegara…..Indah betul dan memang bentuk Pulau Kumala menyerupai sebuah Kapal………………………………

Perjalanan belum selesai, dari Kota Tenggarong kami meluncur menuju lokasi proyek, jauh kedalam masuk melewati Hutan kayu kiri dan kanan. Perjalanan kami tempuh selama 3 jam. Melewati jalan tambang batu bara yang masih berupa tanah liat biasa…….banyak Truk2 pengangkut Batubara yang bernama Houling tsb. Setinggi 3 mt mungkin kali…besar bgt itu truk gumanku.

Sampai dilokasi sekitar pukul 22.30 wita,disebarang lokasi Proyek.  Padahal masih harus menyebrang menggunakan Kapal Feri.  Betul2 kalimantan ternyata saya ini……..

Di daerah sisi kami kerjakan Powerplant sampai sekitar bulan Juli di tahun 2007……banyak sekali kenangan di sini. Dan dari sini pula sejarah hidupku mulai dari baru………..disana aku berkenalan dengan seorang Gadis Asli keturunan Suku Kutai Dayak……Yang tampak cantik dan manis bagiku……bernama Henny Puspitasari, akan seorang Bapak Haji yang lagi kuliah di Perguruan Tinggi Negeri di kota Samarinda. Tetapi dia lbh banyak tinggal di Kota Samarinda dan Aku di kota Tenggarong Kukar. Hubungan kami hanya sebatas kenalan dan teman biasa awal mulanya…..

Di sini kami selama lebih kurang antara bulan Agustus 2006 sd Mei 2007.

Banyak sekali kenangan di sini, karena di sinilah aku bertemu dengan Belahan Jiwaku yang aku cari selama ini………….Yang buat aku jatuh hati kepadanya

Nugroho di Jembatan Tenggarong

PLTU 2 x 7,5 MW PT. Sumalindo Lestari Jaya

Kutai Kartanegara – Kaltim

12  Agustus 2006 sd 25 Mei 2007

Dari sinilah perjalanan Hidupku berawal…

Tampak gadis bepakaian Pink bernama

Henny Puspitasari penduduk asli Kutai Dayak

yang membuat hati ini jatuh cinta kepadanya.

Perjalanan hidupku Part 5

8 Oktober 2009 4 komentar

Ende Flores NTT, 18 September 2008

Setelah lbh kurang 2,5 tahun Tenggarong dan Samarinda Kaltim, perusahaan ku kali ini mendapat kepercayaan lagi untuk sebuah Powerplant 2 x 7,5 MW di daerah Ende – Flores – Nusa Tenggara Timur. Powerplant milik PT PLN ini yang dipecayakan kepada Main Con PT. Rekadaya Elekrika Jakarta yang berConsorsium dengan Shandong Macinery RRC, sebagai upaya pemerintah dalam pencanangan program 10.000 MW.

Perjalanan ke lokasi Proyek dari bandara Sepinggan Balikpapan berangkat sore jam 16.00 waktu setempat menuju bandara Juanda Surabaya. Waktu menunjukkan pukul 16.00 wib, memang ada perbedaan waktu dari Balikpapan dgn Surabaya terpaut 1 jam. Setelah sampai Surabaya melanjutkan perjalanan ke Kupang besok pagi jam 9.00 wib, maka dari itu aku bermalam di Hotel di Surabaya yang dekat dengan bandara.

Keesokkan hari aku kembali ke Bandara untuk melanjutkan perjalanan ke Kupang. Dengan pesawat Mandala tiba di kupang sekitar jam 13.00 Waktu setempat perjalanan dilanjutkan lagi dengan pesawaat Trans Nusa dengan ATR 42. Ini pesawat yang menghubungkan Kupang yang berada di Pulau Timor menuju Bandara Ende yang berada di pulau Flores.

Perjalanan ditempuh dengan penerbangan sekitar 45menit. Setelah sampai bandara Ende tiba pukul 16.00. Perjalanan dilakukan esok hari menggunakan darat dengan mobil sewaan. dan akupun bermalam lagi di sebuah penginapan di kota Ende.  Esok harinya aku lanjutkan perjalanan ke lokasi proyek yang berjarak lbh kurang 98km, tetapi ditempuh dengan mobil sekitar 2,5jam. karena jalanya kecil agak rusak dan berbelok2. Pemandangan sepanjang perjalanan tampak indah….tampak Kanan tebing dibawahnya jurang dengan kedalaman sekitar 20 m lbh.

Disini kami pertama kali datang untuk survay lokasi dgn Mr. Wawan, Mr. Juhair dan aku.

Kota Ende 18 September 2008. 

Di Proyek Powerplant ke 6 inilah yang terlama dalam sepanjang Powerplant yang kami selesaikan.  Banyak kejadian kejadian lucu ataupun sedih, gembira dll  yang selama ini kami rasakan disini. Pertama kali aku datang membawa Tim dari jawa sebanyak 50 orang. Kami disini di sambut dengan tanggan terbuka dan penuh sahabat dengan masyarakat setempat. Tiap minggu kami dikasih buah kelapa muda yang memang komoditi utama disini dan banyak sekali tumbuh di daerah Flores selain coklat dan jambu mente.

Hari hari pertama kami disini serinh kami makan buah jambu mente dan di bakar. Rasanya enak betul….

Pemilik Powerplan ini adalah PT PLN Kalinusa ( Wilayah Kalimantan dan Nusa Tenggara ). Dan Main Kon disini adalah PT Rekadaya Elektrika Jakarta yang bekerja sama dengan Pihak Shandong Macinery Energy Company dari China. Sebuah Konsorsium yang bagus karena dari konsorsium ini dibangun 4 unit Powerpalant di Tanjung Balai Kepulauan Riau,  Ende Nusa Tenggara Timur, Kendari di Sulawesi Tenggara dan Tidore di Maluku Utara. Dalam hal ini Powerplant 6 Ende yang sepagai Pilot Project karena menggunakan 60 % Lokal Indonesia dan 40% Asing ( Luar Negeri ) dari sini hanya unit Turbin saja yang dari China.  Untuk Unit Boiler dari PT DEN ( Dinamika Energi Pratama ) Surabaya. Termasuk Supervisinya darri negeri sendiri. Termasuk perencanaan dari PT Rekadaya dan Supervisi Konsultannya dari PT Amityas Emka Jakarta. Disini kami bekerja sama untuk selesaikan Powerplant ini.

Selain itu ada Tim dari JSE ( PT Judhi Sakti Enginering ) dgn Bp Syaiful Dkk yang dipercaya untuk Instal turbin dan Acsesorisnya. Kami sudah bertemu dgn PT JSE lebih dari sekali dengan Powerplant yang berbeda dan selama ini kami berhasil.

Tak terasa kami sudah hampir mendekati 3 tahun sejak tanggal 18 September 2008 berada di sini. Menurut jadwal dan Scedulnya Akhir tahun 2011 ini harus keluar Powernya atau Listriknya untuk daerah Ende dan Maumere ( Kab. Sikka ).


Perjalanan Hidupku Part 1

23 April 2009 3 komentar

Kudus 18 November 2004

Sebelum saya masuk di dunia kerja proyek seperti ini, sebelumnya aku bekerja di sebuah instansi milik pemerintah daerah sebagai supervisi . Kujalani pekerjaan itu selama lbh kurang 6 bulan terakhir. Waktu itu kantorku DPU kab Kudus di depan sebuah pabrik kertas terbesar di Indonesia yaitu PT Pura Barutana. Tiap kali aku berangkat kerja dan pulang kerja aku melihat ada sebuah proyek di sana. Kebetulan kakak lelakiku bekerja disana, iseng2 aku tanya siapa yang kerjakan itu proyek PLTU. Setelah dikasih tau nama dan alamatnya…aku beranikan diri untuk melamar kerja di sebuah kontraktor tsb. Dan Alhamdulilah saya diterima karena memang lagi butuh karyawan yang ditempatkan di kudus. Dan karena saya warga kudus, jadi saya ditempatkan di kudus juga.  Hari hari aku jalani pekerjaan tersebut dengan gembira……karena inilah pekerjaan yang dari aku kecil menjadi Insinyur pembangunan.  Setelah berjalan 3bln……satu unit Boiler dari 3 unit adalah bangunan pertama yang sudah jadi. Aku naik keatas boiler yang tingginya lbh kurang 7 meter dari tanah…..karena areal proyeknya masih tanah timbunan dan itu bangunan pertama, jadi dari atas nampak paling besar sendiri. Dengan memakai sepatu Boot ( Sepatu Safety standar kerja dan Sebuah helm kuning ( standar dept civil ) aku melihat sekelilingku…..nampak orang2 kerja dibawah yang mencapai puluhan orang……..Ada sebuah kebanggaan yang aku rasakan kala itu, sebuah cita2ku yang sudah aku impikan semenjak duduk di taman kanak2 akhirnya tercapai……perasaan bangga yang tidak bisa dilukiskan dengan kata2 kala itu…lebih kurang 14 bulan sd Maret 2005 aku selesaikan proyek PLTU 2 x 7,5 MW milik perusahaan PT Pura Barutama Kudus tsb………dan berawal dari sanalah kulanjutkan dengan Proyek2 Powerplant lainya bersama perusahaanku sekarang ini PT Teguh Karya Graharta Semarang…….