Arsip

Archive for the ‘Tips n Triks’ Category

Cari Pekerjaan Baru Tanpa Ketahuan Si Bos

13 Februari 2013 8 komentar

Ilustrasi : Reuters

 

Ketidakpuasan dengan pekerjaan yang sekarang menjadi salah satu faktor alasan banyaknya karyawan yang ingin mencari pekerjaan yang lebih baik dari pekerjaannya saat ini.
Berdasarkan survei terbaru, terbukti lebih dari 25 persen karyawan menghabiskan setidaknya tiga jam seminggu selama di tempat kerja untuk mencari pekerjaan baru. Hampir seperempat dari mereka melakukan wawancara telepon dan 10 persen di antaranya tertangkap basah oleh atasan ataupun rekan kerjanya.
Namun, jika Anda ingin mencari pekerjaan baru tanpa diketahui oleh atasan Anda yang sekarang, Anda dapat mengikuti beberapa tips yang dilansir laman Guardian Careers, Jumat (25/1/2013).

Lakukan secara bertahap dengan perbaikan yang konsisten

Jangan menjadi karyawan yang bekerja lembur hingga larut malam dan kemudian meminta cuti beberapa hari setelahnya. Banjir aktivitas secara mendadak akan membuat atasan Anda curiga. Mulailah untuk meningkatkan kinerja Anda, terutama membangun keterampilan yang berguna untuk karir Anda ke depannya.

Mulai berpakaian yang sesuai dengan pekerjaan yang Anda inginkan
Perhatikanlah berpakaian seperti apa yang biasanya dipakai oleh karyawan yang bekerja di perusahaan yang Anda inginkan dan mulailah berpakaian seperti mereka. Setidaknya jika perusahaan tersebut menyuruh Anda datang ke perusahaan mereka untuk melakukan wawancara kerja, Anda tidak perlu sibuk bertukar pakaian.

Pisahkan kepentingan pribadi dengan kepentingan kantor
Jika Anda mewakili perusahaan untuk menghadiri suatu acara yang dihadiri oleh berbagai perusahaan, jangan menunjukkan kepada mereka bahwa Anda sedang mencari pekerjaan baru. Karena hal tersebut dapat membuat Anda terlihat sebagai orang yang tidak profesional.
Namun, Anda bisa memanfaatkan acara tersebut sebagai momen untuk membangun jaringan dengan orang-orang yang hadir dalam acara tersebut dan mengumpulkan informasi sebanyak mungkin mengenai perusahaan-perusahaan yang menawarkan pekerjaan yang lebih baik. Kemudian, Anda dapat menghubungi mereka lebih lanjut mengenai pekerjaan yang Anda inginkan melalui email atau telepon. Hal terpenting untuk diingat yakni jangan berikan nomor telepon kantor kepada mereka, tapi berikanlah nomor telepon pribadi Anda.

Jangan terburu-buru mengundurkan diri
Janganlah terburu-buru untuk mengajukan surat pengunduran diri kepada atasan. Sebelum melakukan hal tersebut, pastikan Anda sudah mendapatkan panggilan pekerjaan dari perusahaan lain.

Bijaksana dalam memilih pekerjaan dan perusahaan
Jangan mengirimkan surat lamaran ke suatu perusahaan tanpa mencari tahu informasi lengkap mengenai perusahaan tersebut. Mungkin saja atasan Anda yang sekarang menjadi salah satu atasan di perusahaan tempat Anda akan melamar. Jika hal tersebut terjadi, maka atasan Anda akan tahu jika Anda sedang mencari pekerjaan baru.(mrg)

Sumber

Iklan
Kategori:Tips n Triks

3 Etiket Penunjang Karier

12 Februari 2013 3 komentar

 

Ilustrasi : Careerealism

 

Setiap lingkungan memiliki etiket yang berbeda demikian pula di perusahaan tempat kita bekerja. Meski terdengar sederhana, kita harus mengikuti peraturan yang umumnya tidak tertulis itu agar sukses di tempat kerja.  
Sebagai anak baru, kita harus memahami betul etiket di tempat kerja sehingga dapat diterima oleh lingkungan yang terasa asing bagi kita. Berikut tiga etiket penting yang harus kita ketahui dan laksanakan sebagai newbies di lingkungan baru, seperti dikutip dari Careerealism, Minggu (27/1/2013).

Berpakaian yang tepat
Perhatikan dengan seksama norma berpakaian yang diterapkan oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Jika kurang memahami jenis pakaian yang telah ditentukan, bertanyalah kepada rekan kerja atau atasan Anda mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dikenakan saat ke kantor. Dengan demikian, Anda dapat menghindari berpakaian yang tidak pantas dan menjadi bahan pembicaraan di kantor.

Gunakan kata ajaib ‘tolong’ dan ‘terima kasih’
Sejak kecil kita selalu diajarkan untuk menggunakan kata tolong ketika meminta sesuatu maupun mengucapkan terima kasih saat diberikan sesuatu. Dalam dunia, kedua kata ini pun masih memiliki efek luar biasa. Oleh karena itu, pastikan selalu menggunakan kata tolong maupun terima kasih baik kepada bawahan apalagi atasan Anda.
Dengan menggunakan kedua kata tersebut menunjukkan Anda menghormati orang tersebut. Selain itu, menggunakan kata tersebut di setiap kesempatan menunjukkan jika Anda adalah orang yang menyenangkan.

Menjadi pemain tim
Di banyak tempat kerja dan bidang karier, Anda dihadapkan untuk mampu bekerja dengan orang lain. Terkadang memang terasa sulit untuk bergaul dengan kepribadian yang berbeda-beda. Untuk itu, komunikasi menjadi faktor yang sangat penting.
Etiket kantor lain yang harus Anda pahami adalah kemampuan bekerja dengan baik dengan orang lain dan berkomunikasi secara efektif. Luangkan waktu untuk mendengarkan perspektif orang lain. Anda mungkin tidak selalu setuju, tapi kemungkinan Anda dapat belajar sesuatu yang baru dengan bersikap terbuka terhadap perspektif lain dan menghormati pendapat orang lain.
(mrg)

Sumber

Kategori:Tips n Triks

10 Cara Agar Menjadi Pintar

15 Desember 2012 Tinggalkan komentar


Belajar mendadak menjelang ujian memang tidak efektif. Paling nggak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Ada sepuluh cara pintar supaya waktu belajar kita menjadi efektif.

1. Belajar itu memahami bukan sekedar menghapal
Ya, fungsi utama kenapa kita harus belajar adalah memahami hal-hal baru. Kita boleh hapal 100% semua detail pelajaran, tapi yang lebih penting adalah apakah kita sudah mengerti betul dengan semua materi yang dihapal itu. Jadi sebelum menghapal, selalu usahakan untuk memahami dulu garis besar materi pelajaran.

2. Membaca adalah kunci belajar
Supaya kita bisa paham, minimal bacalah materi baru dua kali dalam sehari, yakni sebelum dan sesudah materi itu diterangkan oleh guru. Karena otak sudah mengolah materi tersebut sebanyak tiga kali jadi bisa dijamin bakal tersimpan cukup lama di otak kita.

3. Mencatat pokok-pokok pelajaran
Tinggalkan catatan pelajaran yang panjang. Ambil intisari atau kesimpulan dari setiap pelajaran yang sudah dibaca ulang. Kata-kata kunci inilah yang nanti berguna waktu kita mengulang pelajaran selama ujian.

4. Hapalkan kata-kata kunci
Kadang, mau tidak mau kita harus menghapal materi pelajaran yang lumayan banyak. Sebenarnya ini bisa disiasati. Buatlah kata-kata kunci dari setiap hapalan, supaya mudah diingat pada saat otak kita memanggilnya. Misal, kata kunci untuk nama-nama warna pelangi adalah MEJIKUHIBINIU, artinya merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu.

5. Pilih waktu belajar yang tepat
Waktu belajar yang paling enak adalah pada saaat badan kita masih segar. Memang tidak semua orang punya waktu belajar enak yang sama lo. Tapi biasanya, pagi hari adalah waktu yang tepat untuk berkonsentrasi penuh. Gunakan saat ini untuk mengolah materi-materi baru. Sisa-sisa energi bisa digunakan untuk mengulang pelajaran dan mengerjakan pekerjaan rumah.

6. Bangun suasana belajar yang nyaman
Banyak hal yang bisa buat suasana belajar menjadi nyaman. Kita bisa pilih lagu yang sesuai dengan mood kita. Tempat belajar juga bisa kita sesuaikan. Kalau sedang bosan di kamar bisa di teras atau di perpustakaan. Kuncinya jangan sampai aktivitas belajar kita mengganggu dan terganggu oleh pihak lain.

7. Bentuk Kelompok Belajar
Kalau lagi bosan belajar sendiri, bisa belajar bareng dengan teman. Tidak usah banyak-banyak karena tidak bakal efektif, maksimal lima orang. Buat pembagian materi untuk dipelajari masing-masing orang. Kemudian setiap orang secara bergilir menerangkan materi yang dikuasainya itu ke seluruh anggota lainnya. Suasana belajar seperti ini biasanya seru dan kita dijamin bakalan susah untuk mengantuk.

8. Latih sendiri kemampuan kita
Sebenarnya kita bisa melatih sendiri kemampuan otak kita. Pada setiap akhir bab pelajaran, biasanya selalu diberikan soal-soal latihan. Tanpa perlu menunggu instruksi dari guru, coba jawab semua pertanyaan tersebut dan periksa sejauh mana kemampuan kita. Kalau materi jawaban tidak ada di buku, cobalah tanya ke guru.

9. Kembangkan materi yang sudah dipelajari
Kalau kita sudah mengulang materi dan menjawab semua soal latihan, jangan langsung tutup buku. Cobalah kita berpikir kritis ala ilmuwan. Buatlah beberapa pertanyaan yang belum disertakan dalam soal latihan. Minta tolong guru untuk menjawabnya. Kalau belum puas, cari jawabannya pada buku referensi lain atau internet. Cara ini mengajak kita untuk selalu berpikir ke depan dan kritis.

10. Sediakan waktu untuk istirahat
Belajar boleh kencang, tapi jangan lupa untuk istirahat. Kalau di kelas, setiap jeda pelajaran gunakan untuk melemaskan badan dan pikiran. Setiap 30-45 menit waktu belajar kita di rumah selalu selingi dengan istirahat. Kalau pikiran sudah suntuk, percuma saja memaksakan diri. Setelah istirahat, badan menjadi segar dan otak pun siap menerima materi baru.

Satu lagi, tujuan dari ulangan dan ujian adalah mengukur sejauh mana kemampuan kita untuk memahami materi pelajaran di sekolah. Selain menjawab soal-soal latihan, ada cara lain untuk mengetes apakah kita sudah paham suatu materi atau belum. Coba kita jelaskan dengan kata-kata sendiri setiap materi yang sudah dipelajari. Kalau kita bisa menerangkan dengan jelas dan teratur, tak perlu detail, berarti kita sudah paham.

Source : http://duniatehnikku.wordpress.com

Kategori:Tips n Triks Tag:

Alasan-Alasan Standart Orang Kalo Mau Resign

18 Oktober 2012 20 komentar

 

Dalam dunia pekerjaan, terkadang kamu gak bisa menetap di satu tempat aja. Ada kalanya, kamu harus pindah ke tempat kerja baru demi kehidupan yang lebih baik. Nah, kalo kamu mau pindah ke tempat baru, pastinya kamu harus resign dari tempat kerja yang sekarang dong. Untuk resign, terkadang kamu harus bikin alasan dan untuk satu dan lain hal, terkadang kamu harus bikin alasan-alasan klise (baca: bohong) supaya gak ditanyain macem-macem dan proses resign kamu jadi gampang. Berikut adalah alasan-alasan standart orang kalo mau resign.

 

Mau Bantuin Usaha Bokap/Nyokap/Kakak

Ini adalah alasan yang paling sering digunakan karena sifatnya yang sulit dibantah. Kalo urusannya udah keluarga, perusahaan juga gak bisa ngomong banyak kan. Moso mau bantuin usaha keluarga gak boleh? Ih, perusahaan macem apa tuh! Padahal sebenernya orang tua kamu juga pegawai kantoran biasa dan gak ada usaha yang bisa dibantu.

Tingkat Kemudahan Resign Pake Alasan Ini: Gampang!

 

Mau Coba Bikin Usaha Sendiri

Alasan ini sebenernya gak semudah alasan yang pertama, karena perusahaan bisa menyerang kamu dengan pertanyaan, “Emang kamu yakin usahanya pasti jalan? Kan kamu bisa coba jalanin usahanya sambil tetep kerja di sini?” Tapi biasanya orang yang menggunakan alasan ini akan berkilah kalau dia “gak bisa konsen kalo sambil tetep kerja di tempat yang sekarang”. Padahal sih ujung-ujungnya cuma pindah kerja ke tempat lain doang. Kerjaannya juga palingan sama.

Tingkat Kemudahan Resign Pake Alasan Ini: Lumayan gampang, asal ngomongnya meyakinkan.

 

Mau Sekolah Lagi

Ini juga cukup tidak terbantahkan. Moso perusahaan mau menghalang-halangi keinginan seseorang untuk menimba ilmu lebih dalam lagi?! Sungguh kejam! Padahal sebenernya sih kalo mau bisa aja ngambil kelas malam. Dasar pemalas.

Tingkat Kemudahan Resign Pake Alasan Ini: Relatif gampang lah.

 

Kantor Ini Terlalu Baik Buat Aku

Lho, sebenernya kamu mau resign apa mau putus sih?

Tingkat Kemudahan Resign Pake Alasan Ini: Lumayan susah sih. Susah debatnya.

 

Aku Mau Ebtanas

Pertama, sekarang namanya udah bukan ebtanas. Kedua, apa hubungannya kerja kamu sama ebtanas? Ketiga, kalo kamu masih ebtanas, ngapain kamu kerja? Kamu nipu ya? Kamu memalsukan identitas ya?

Tingkat Kemudahan Resign Pake Alasan Ini: Susah, yang ada kamu dipecat, dilaporin polisi, terus masuk penjara karena penipuan identitas.

 

Nah, itulah dia. Siapa tau kamu jadi punya alasan buat resign.  Apa alasan resign favorit kamu? Boleh lho dishare di comments.

Sumber

Kategori:Tips n Triks Tag:

Usia Anda diatas 30 Tahun ? Segera lakukan 8 Target ini

3 Agustus 2012 3 komentar
 

Setelah sekian lama bekerja, Anda pun akhirnya memasuki usia 30 tahun. Mungkin sebagian dari anda berpikir, apa yang sudah saya capai setelah bekerja sekian lama?
Biasanya, banyak orang melakukan banyak kesalahan dalam situasi finansialnya di awal umur 20-an tahun. Apalagi yang baru bekerja dan punya uang sendiri, ditambah dengan gairah masa muda yang jarang berpikir panjang.
Maka dari itu, mendekati umur kepala tiga, jangan sampai kesalahan itu terulang lagi. Berikut ini, delapan hal yang sebaiknya anda lakukan sebelum meninggalkan umur kepala dua, seperti dikutip Financial Highway

1. Lunasi semua utang, kecuali cicilan rumah
Yang paling penting adalah melunasi seluruh tagihan kartu kredit. Jika belum, sekaranglah saat yang tepat untuk memulainya. Jangan sampai anda meninggalkan masa muda dengan utang kartu kredit yang menumpuk.
Lunasi juga utang-utang lain, kecuali utang rumah yang biasanya masih membutuhkan waktu cukup lama sampai benar-benar lunas. Begitu anda selesai, masa-masa awal di umur 30 bisa anda konsentrasikan untuk tabungan masa depan anak dan keluarga, sambil terus membereskan cicilan rumah.

2. Lindungi harta anda

Tinjau kembali polis asuransi anda, pastikan rumah, kendaraan dan kesehatan bisa ditanggung oleh perusahaan asuransi. Cari juga cara untuk mendapatkan uang dari asuransi, tapi jangan sampai menggangu perlindungan anda. Pikirkan kerugian seperti apa yang bisa anda derita tetapi tidak ditutupi oleh perusahaan asuransi.

3. Cek asuransi jiwa anda

Setelah anda cukup mapan, serta akan atau sudah berkeluarga, anda harus bisa menjamin keluarga anda bisa mendapatkan sesuatu jika hal terburuk menimpa anda. Cari asuransi jiwa yang tepat, jangan sampai terjebak premi yang murah tapi hasil yang anda dapat tidak maksimal.

4. Bikin surat warisan

Bukannya anda sudah bersiap-siap untuk mati muda, tapi baik itu anda sudah berkeluarga atau tidak, sebaiknya anda mempersiapkan diri sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, harta dan investasi anda tidak akan jatuh ke tangan yang salah.

Pastikan surat wasiat atau akses untuk membuka surat ini diketahui dengan baik oleh keluarga atau teman terpercaya anda. Buat juga salinannya untuk dipegang oleh satu atau dua anggota keluarga besar anda.

5. Memulai simpanan dana pensiun

Bagusnya, anda mulai mengumpulkan dana pensiun sejak awal umur 20an, tapi jika belum maka sebelum umur 30an untuk memulai. Jika punya pasangan, buka rekening untuk dana pensiun dia juga. Perhitungkan dana yang anda mampu untuk disetor per bulannya tanpa mengganggu biaya bulanan dan investasi. Rencanakan masa depan dengan serius.

6. Alokasikan aset anda dengan baik

Sekarang saat yang tepat untuk meninjau kembali portofolio anda, mulailah menempatkan aset-aset di instrumen investasi yang tepat. Rancang sebuah rencana yang cocok bagi jangka penjang, selalu lakukan diversifikasi portofolio demi mencegah kerugian tinggi.

Anda mungkin butuh bantuan profesional dalam hal ini, carilah penasihat keuangan yang tepat sehingga anda tidak salah arah. Anda sudah harus mulai aktif mengawasi portofolio setidaknya satu tahun dua kali supaya perkembangannya terpantau.

7. Mulai hidup sederhana

Tanpa melihat pemasukan yang anda dapat tiap bulan, ada bagusnya anda hidup sederhana dan berkecukupan, tanpa berfoya-foya dan menghambur-hamburkan uang. Tapi bukan berarti anda harus serba hemat tanpa menikmati kehidupan.

Sesekali anda bisa pergi liburan bersama keluarga tanpa harus mengeluarkan banyak uang dan berlebih-lebihan. alangkah lebih baik jika uang lebih tersebut ditabung untuk masa tua atau tabungan pendidikan anak. Jangan tergoda dengan gaya hidup saudara atau tetangga yang selalu terlihat mewah.

8. Pertajam keahlian anda

Jangan berhenti belajar dan pertajam skill yang anda miliki. Pelajari teknologi-teknologi baru dan tren industri terbaru. Jika anda memutuskan untuk sekolah lagi, pastikan sejalan dengan karir yang anda kejar sehingga setelah lulus anda tidak perlu memulai dari awal lagi.

Kesimpulan:

Awal 30-an adalah saat yang tepat untuk meningkatkan kondisi finansial anda. Belum terlambat unuk memulai dari awal, jika ternyata kondisi finansial anda masih berantakan sejak awal umur 20-an. Jika fondasi finansial anda sudah kuat, maka anda tinggal membangun sisanya.

Sumber : DUNIA KERJA dan Semua tentang pekerjaan anda

KESALAHAN DALAM NEGOISASI GAJI

2 Agustus 2012 3 komentar
 

Tak bisa dipungkiri, salah satu motivasi seseorang dalam bekerja adalah uang! Gini hari, mustahil ada yang mau bekerja tanpa dibayar dengan uang, bukan? Makanya saat negosiasi gaji, merupakan saat yang paling menentukan untuk memperoleh gaji yang Anda harapkan. Untuk itu Anda harus pandai-pandai bernegosiasi agar Anda puas. Tapi negosiasi gaji nggak bisa asal aja loh! Anda nggak bisa langsung meminta jumlah tertentu demi kepuasan diri sendiri, tanpa mempertimbangkan hal-hal lainnya. Ingat, negosiasi yang salah dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari. So, biar nggak salah langkah, sebelum negosiasi gaji, simak dulu beberapa kesalahan yang harus Anda hindari berikut ini:

  • Meminta sejumlah gaji tanpa mengetahui standar gaji perusahaanSebelum Anda menyebutkan sejumlah angka, selidiki dulu berapa standar gaji diperusahaan tersebut. Dikhawatirkan jika Anda tidak mengetahuinya, Anda bisa saja menyebutkan angka jauh di bawah standar perusahaan, sehingga Anda akan menyesal karena ternyata dibanding rekan yang lain gaji Anda justru paling kecil. Sedangkan jika Anda menetapkan gaji jauh di atas standar perusahaan, dikhawatirkan perusahaan tidak dapat memenuhi tuntutan Anda dan akhirnya Anda malah tidak diterima sebagai karyawan.
  • Tidak mengetahui berapa ‘nilai’ Anda sebenarnya. Asal menentukan gaji tanpa mengetahi bagaimana kualitas Anda sesungguhnya juga merupakan kesalahan besar. Kalau kualitas Anda biasa-biasa saja tetapi Anda menetapkan gaji yang besartentu tidak comparable. Sebaliknya jika kualitas Anda bagus juga tidak comparable jika Anda menetapkan gaji yang rendah. So, agar Anda nggak ‘kejeblos’, ketahuilah kualitas dan kemampuan Anda barulah Anda dapat menentukan ‘harga’ yang sesuai dengan kualitas Anda.
  • Menampilkan image yang tidak setaraf dengan gaji yang digesosiasikan Maksudnya, Anda menentukan sejumlah angka yang cukup besar tetapi Anda tidak menampilkan sosok yang cerdas dan profesional. Penampilan yang seadanya serta pembicaraan yang tidak ‘berbobot’ tentu meragukan pihak pemberi kerja untuk memberi gaji yang besar pada Anda.
  • Mengira pihak pemberi kerja adalah pengambil keputusan dalam negosiasi gaji Keputusan jumlah gaji adalah kesepakatan kedua belah pihak. Jangan menyerahkan keputusan sepenuhnya pada pihak perusahaan. Namanya juga negosiasi, Anda juga ikut andil dalam pengambilan keputusan.
  • Menegosiasikan gaji lewat telpon. Ini adalah suatu kebodohan. Selain tidak profesional, menegosiasikan gaji lewat telpon juga terkesan sangat tidak sopan. Bisa jadi kesepakatan yang Anda ambil tidak memuaskan, dibanding keputusan yang diambil secara face to face. Maka, jika pihak perusahaan menghubungi Anda lewat telepon untuk membicarakan gaji, tolaklah. Katakan bahwa Anda akan datang secara langsung untuk membicarakannya, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang mungkin saja terjadi di telepon. Nah Anda yang dalam waktu dekat ini akan negosiasi gaji dengan perusahaan tertentu, hati-hati, jangan sampai Anda melakukan kesalahan tersebut. Sehingga Anda dan juga perusahaan sama-sama puas.

Sumber : DUNIA KERJA dan Semua tentang pekerjaan anda

7 Teknik Meredahkan Emosi

http://zakydanwimba.files.wordpress.com/2008/12/0342.jpg?w=173&h=173
Dalam sebuah hubungan, pertengkaran memang tidak bisa dihindari. Jika tidak hati-hati, masalah kecil akan menjadi besar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, simak tips mendinginkan suasana ini.

1. Tenang
http://afifahamatullah.files.wordpress.com/2011/04/tenang.png
Ambil jeda waktu beberapa menit ketika muncul perasaan ingin ‘meledak’. Anda bisa pergi ke ruangan lain dan lepaskan ‘ledakan’ itu di sana. Bila perlu, ambil waktu lebih panjang. Setelah tenang, temui kembali pasangan dan selesaikan masalah dengan kepala dingin.

2. Hindari Kata ’Selalu’ Dan ‘Tidak Pernah’
“Kamu selalu begitu” atau “Kamu tidak pernah mengerti perasaanku”. Ucapan ini sering terlontar ketika kita marah pada pasangan. Padahal, penggunaan kata-kata ini akan semakin memperuncing pertengkaran. Hindari ucapan tersebut atau coba katakan lebih spesifik dan jelas.

3. Stop Berultimatum
Apa pun masalahnya, pertengkaran bukan akhir sebuah hubungan. Jadi, jangan mengeluarkan ultimatum atau mendeklarasikan hubungan Anda telah berakhir. Fokuskan perhatian pada inti masalah. Jangan biarkan diri Anda terbawa suasana.

4. Jangan Katakan “Aku benci Kamu”https://i2.wp.com/ngerumpi.com/images/medium/7552-hate.jpg
Apa pun yang Anda rasakan saat bertengkar, jangan pernah sekali pun mengeluarkan ungkapan benci. Apalagi jika sebenarnya Anda tidak bermaksud seperti yang Anda katakan. Ungkapan seperti, “Aku benci kalau kamu bersikap seperti itu”, akan lebih enak didengar dibandingkan “Aku benci padamu”.

5. Toleran
https://erwannugroho.files.wordpress.com/2012/05/toleransi-depan.jpg?w=300
Taktik bagus untuk menenangkan dan mendinginkan suasana adalah dengan berkata lembut dan halus pada pasangan yang sedang ‘panas’ hati. Bersikaplah lebih toleran, sabar dan tempatkan diri Anda di posisinya. Jika Anda tak pernah melakukan hal ini pada pasangan, jangan harap dia akan berbuat sama pada Anda.

6. Jangan Akhiri Pertengkaran Dengan Pertengkaran


Maksudnya, jangan mengomentari pertengkaran yang telah lewat secara berlebihan. Tidak penting siapa yang mulai menyela atau berteriak, jika Anda dan dia telah setuju dan berdamai. Hentikan tindakan atau ucapan yang dapat menyulut pertengkaran baru atau pun mengungkit masalah lama.

7. “Maaf”
https://erwannugroho.files.wordpress.com/2012/05/toleransiagama.jpg?w=300

Kata ini memang memiliki kekuatan magis yang besar dan bekerja sangat baik dalam menyelesaikan pertengkaran. Mintalah maaf kalau pernah berlaku tidak baik selama pertengkaran, meski Anda merasa tidak bersalah dalam pertengkaran tersebut.

Sumber