Arsip

Archive for the ‘Petuah Bijak’ Category

Sedikit percaya untuk semua….

Salam sukses buat semua sobat Rep Powerplant dimanapun kalian berada.

Jika anda merasa bingung, berpikirlah yang positif.  Karena anda akan merasa tenang dan dapat menentukan pilihan dengan bijak. Karena hanya ada satu jalan di dunia ini yang pasti bisa anda perbaiki yaitu diri anda sendiri.

Sebenarnya rahasia keberhasilan itu ialah dengan mengejar impian tanpa henti dan mengeluh. Jika anda menunda-nunda untuk berubah oleh banyaknya urusan, tapi ketahuilah bahwa hidup takkan pernah menunda urusannya untuk menunggu anda berubah.

PERCAYALAH, karena kepercayaan bagai KEPERAWANAN yang tak akan kembali lagi, karena sekali saja kepercayaan dikhianati, maka selamanya takkan dipercaya lagi.

 

Pada hakikatnya, Baik atau Buruk dan Sukses atau Gagal adalah kita sendiri yang bisa melakukannya juga merubahnya, maka dari itu….Lakukanlah yang terbaik hari ini dan Jangan pernah menyerah.

Lembah Bentolo, 28 Maret 2013

Iklan
Kategori:Petuah Bijak Tag:,

Semua “ tentang “……

Dalam kehidupan ini memang banyak larangan. Namun banyak larangan sering  kali justru membuat kita ingin melakukannya. Entah kenapa? Penasaran atau tertantangkah?

Di dalam ajaran agama memang terdapat banyak larangan atau pantangan. Yang pasti tujuannya adalah demi kebaikan.

Ada nasihat dari Sang Guru berkenaan dengan hal ini:

Terhadap larangan atau pantangan, memang seharusnya dihindari. Tidak boleh dilakukan. Begitu sederhana sebenarnya. Anak kecil juga tahu. Tetapi manusia sudah setua aku ini, masih kesulitan menaatinya.

# Tentang Kesalahan:
Jangan suka melihat kesalahan atau menyalahkan orang lain. Karena hal itu akan menunjukkan kesalahanmu sendiri.

Ketika dirimu masih suka melihat kesalahan orang lain dan menghakiminya. Itu tandanya masih ada kesalahan di dalam dirimu.

Apalagi menjadikan kesalahan seseorang sebagai olok-olok.

Nah, alangkah baiknya bila dirimu lebih fokus mengoreksi pada kesalahan diri sendiri dan segera memperbaiki.

# Tentang Meremehkan:
Jangan suka meremehkan orang miskin dan yang memiliki kekurangan. Sebab itu akan memperlihatkan kemiskinan jiwa dan kekurangan hatimu.

Dengan meremehkan seseorang itu artinya engkau tidak memiliki perasaan menghargai. Tetapi akan menimbulkan ketinggian hati.

# Ternyata Berdebat:
Jangan suka memperdebatkan kebenaran _agama. Karena itu akan menimbulkan sifat merasa paling benar. Dengan begitu akan menutup hatimu untuk menerima kebenaran lain.

Karena bila kebenaran semakin diperdebatkan, maka menciptakan ketidak-benaran.

Alangkah lebih baiknya, semakin mendalami kebenaran yang engkau yakini dan merenunginya dalam-dalam.

# Tentang Menghinakan Diri:
Jangan suka menghinakan diri sebagai manusia dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan seorang manusia. Karena manusia adalah makhluk yang terhormat dan mulia.

# Tentang Kata-kata Tidak Bermanfaat:
Jangan suka berkata-kata yang sudah tidak berfaedah, malahan dapat menyakiti hati orang lain. Karena akibat akan ditanggung oleh diri sendiri pada akhirnya.

Ingatlah bahwa kebohongan akan melahirkan kebohongan demi kebohongan. Beranak-cucu.

# Tentang Kemalasan:
Jangan suka bermalas-malasan, karena waktu yang berlalu tidak akan kembali lagi. Pada akhirnya menyesal pun tak akan berarti.

Hidup dalam kemalasan sama saja artinya tidak menghargai diri sendiri dan atas penciptaanmu.

# Tentang Mencuri:
Jangan suka mengambil sesuatu yang bukan milikmu. Apalagi itu untuk tujuan memperkaya diri dan menghidupi anak-cucumu. Karena engkau akan menanggung akibatnya.

Mengambil sesuatu yang bukan milikmu, sungguh merupakan perbuatan tercela.


# Tentang Amarah:

Jangan suka mengumbar amarah. Karena amarah dapat membakar hati dan pahalamu hingga tak berbekas.

Amarah masih membara, tandanya penguasaan dirimu masih kurang sekali. Bila amarah masih menguasai, baik-baiklah untuk bertobat dan merenungi.

Demikian sahabat Rep. Powerplant sedikit pesan dariku hari ini.

Kategori:Petuah Bijak Tag:

Pelajaran dari KEHIDUPAN

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI,  dari mana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, dari mana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.

[Disadur dari Buku "Sepatu Dahlan Iskan"]

Kategori:Petuah Bijak Tag:

Kumpulan Kata – Kata Mutiara Bijak Bung Karno

3 Mei 2012 5 komentar

 

Bung karno

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.

    Tidak seorang pun yang menghitung-hitung: berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini, jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya”. (Pidato HUT Proklamasi 1956 Bung Karno)

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

    Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya. (Pidato Hari Pahlawan 10 Nov.1961)

    Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. (Pidato HUT Proklamasi 1963 Bung Karno)

    Kemerdekaan hanyalah diperdapat dan dimiliki oleh bangsa yang jiwanya berkobar-kobar dengan tekad Merdeka, – Merdeka atau mati !

Kita ingin mendirikan satu Negara "semua buat semua", bukan satu Negara untuk satu orang, bukan satu Negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan Negara "semua buat semua"

    Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan

Tokh diberi hak atau tidak diberi hak, tiap-tiap bangsa tidak boleh tidak, pasti akhirnya bangkit menggerakkan tenaganya, kalau ia sudah terlalu merasakan celakanya diri teraniaya oleh satu daya angkara
murka. Jangan lagi manusia, jangan lagi bangsa walau cacingpun tentu bergerak berkelegut-kelegut kalau merasakan sakit.

    Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.

Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali. (Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
    Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat. (Pidato HUT Proklamasi, 1950 Bung Karno)

Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : "Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim". "Tuhan tidak merubah nasib sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya" (Pidato HUT Proklamasi, 1964 Bung Karno)

    Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang. (Pidato HUT Proklamasi 1966, Soekarno)

Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. (Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)

    Aku Lebih suka lukisan Samudra yang bergelombangnya memukul, mengebu-gebu, dari pada lukisan sawah yang adem ayem tentrem, "Kadyo siniram wayu sewindu lawase". (Pidato HUT Proklamasi 1964 Bung Karno)

"Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya; jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali".

    Jangan Sekali kali meninggalkan Sejarah !

Belum pernah nama Indonesia ini begitu tingginya seperti Mercusuar daripada umat manusia di dunia ini (pidato bung karno 1964)

    Tunjukkan bahwa kita masih memiliki gigi yang kuat dan kita juga masih memiliki martabat.

 

Sumber : http://www.armhando.com/2011/12/kumpulan-kata-kata-mutiara-bung-karno.html
[source;hujangede.blogspot.com]

Kategori:Petuah Bijak Tag:

Kumpulan Kata-Kata Bijak Kahlil Gibran

 

image

Kahlil Gibran

  1. Beberapa dari kamu berkata, "Kegembiraan lebih besar dari kesedihan," namun yang lainnya mengatakan, "Tidak, penderitaanlah yang lebih besar." Tetapi aku berkata kepadamu, bahwa mereka tidak dapat dipisahkan. Mereka selalu datang bersama. Ketika salah satunya sedang duduk sendirian di papan mu, ingatlah bahwa yang lain sedang tidur di atas tempat tidurmu. Kahlil Gibran

  2. Seorang teman yang jauh kadang-kadang lebih dekat dari orang yang sudah dekat. Bukankah gunung jauh lebih menakjubkan dan lebih terlihat jelas oleh seseorang yang melalui lembah daripada mereka yang menghuni gunung? Kahlil Gibran

  3. Sedikit pengetahuan yang berperan bernilai jauh lebih baik dari banyak pengetahuan namun terputus. Kahlil Gibran

  4. Semua kata-kata kita hanyalah remah-remah yang jatuh dari pesta pikiran. Kahlil Gibran

  5. Seni merupakan langkah dari apa yang sudah terlihat jelas dan dikenal terhadap sesuatu yang misterius dan tersembunyi. Kahlil Gibran

  6. Keindahan adalah menatap keabadian diri sendiri didalam cermin. Kahlil Gibran

  7. Biarlah tetap ada ruang dalam kebersamaan mu dan biarkan angin surga tetap menari di antara kamu. Sayangilah satu sama lain, tetapi jangan membuatnya sebagai ikatan kasih. Biarkan agar menjadi laut yang bergerak diantara pantai jiwamu. Kahlil Gibran

  8. Generasi mendatang akan belajar kesetaraan dari kemiskinan dan belajar cinta dari kesengsaraan. Kahlil Gibran

  9. Kematian paling menyakitkan menyerupai nabi yang tidak dihormati dalam negerinya sendiri atau layaknya penyair yang menjadi orang asing diantara bangsanya. Kahlil Gibran

  10.   Keraguan adalah rasa sakit karena kesepian untuk mengetahui bahwa iman adalah saudara kembarnya. Kahlil Gibran

  11.   Berlebihan adalah kebenaran yang telah kehilangan kesabarannya. Kahlil Gibran

  12.   Iman adalah pengetahuan dalam hati, di luar jangkauan bukti. Kahlil Gibran

  13.   Iman adalah sebuah oasis di jantung yang tidak akan pernah dijangkau oleh segerombolan pikiran. Kahlil Gibran

  14.   Hidup dan mati adalah satu, layaknya sungai dan laut yang jua satu. Kahlil Gibran

  15.   Persahabatan akan selalu menjadi tanggung jawab yang manis, tidak pernah menunggu kesempatan. Kahlil Gibran

  16.   Cinta tidak memiliki dan tidak akan dimiliki, karena cinta telah cukup bagi cinta itu sendiri. Kahlil Gibran

  17.   Cinta tidak tahu kedalamannya sendiri sampai pada waktu pemisahan. Kahlil Gibran

  18.   Kedermawanan akan memberi lebih dari yang kamu dapat, dan kebanggaan hanya akan menguranginya. Kahlil Gibran

  19.   Saya lebih suka menjadi pemimpi di antara mereka yang hina dengan visi untuk direalisasikan daripada menjadi tuan di antara mereka yang tidak memiliki impian dan keinginan. Kahlil Gibran

  20.   Jika kelangsungan hidupku menyebabkan yang lain binasa, maka kematian akan lebih manis dan lebih ku cintai. Kahlil Gibran

  21.   Jika orang lain melukaimu, mungkin kamu lupa pernah terluka. Tetapi jika kamu melukai dia, kamu akan selalu teringat, dan itu akan menjadi beban bagimu. Kahlil Gibran

  22.   Kalau kamu mengungkapkan rahasiamu kepada angin, maka kamu tidak boleh menyalahkan angin karena menceritakannya ke pohon. Kahlil Gibran

  23.   Jika hati kamu adalah gunung berapi, bagaimana mungkin kamu mengharapkan bunga untuk tumbuh mekar? Kahlil Gibran

  24.   Pengetahuan memupuk benih kamu, bukan menaburnya. Kahlil Gibran

  25.   Hidup tanpa kebebasan adalah seperti tubuh tanpa roh. Kahlil Gibran

  26.   Hidup tanpa cinta ibarat pohon tanpa bunga atau buah. Kahlil Gibran

  27.   Sebagian besar rasa sakitmu adalah ramuan pahit, dimana dokter dalam dirimu menyembuhkan diri dari rasa sakitmu. Kahlil Gibran

  28.   Dari penderitaan muncul jiwa-jiwa terkuat, karakter paling besar yang membakar bekas luka. Kahlil Gibran

  29.   Kebingungan adalah awal dari pengetahuan. Kahlil Gibran

  30.   Pemberontakan tanpa kebenaran adalah seperti mata air di padang pasir yang suram dan gersang. Kahlil Gibran

  31.   Mata manusia adalah mikroskop, yang membuat dunia tampak lebih besar dari sebenarnya. Kahlil Gibran

  32.   Untuk memahami hati dan pikiran seseorang, tidak seharusnya melihat pada apa yang telah dicapai, tetapi pada apa yang ia cita-citakan. Kahlil Gibran

  33.   Percayalah pada mimpi, karena di dalamnya tersembunyi gerbang keabadian. Kahlil Gibran

  34.   Ketika cinta mengundang kamu, ikutilah dia, meskipun jalannya sulit dan curam. Dan ketika sayapnya memelukmu, menyerahlah padanya. Meskipun pedang tersembunyi di antara ujung-ujung sayap yang bisa melukaimu. Kahlil Gibran

  35.   Ketika kita beralih satu sama lain demi sebuah nasihat, kita mengurangi jumlah musuh kita. Kahlil Gibran

  36.   Kemarin hanyalah ingatan hari ini, dan besok adalah impian hari ini. Kahlil Gibran

  37.   Kamu adalah busur, dan anak-anak mu sebagai panah hidup yang diutus. Kahlil Gibran

  38.   Gairah adalah gunung api, puncak dimana rumput keraguan tak akan tumbuh. Kahlil Gibran   Sumber

Kata – Kata Bijak Hari ini

3 Maret 2012 6 komentar

 Darkened Bliss

Saat bertemu teman yang dapat dipercaya, rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati (sahabat) tak mudah ditemukan.

Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk berterima kasih padanya.
Karena ialah yang membantu mengubah hidupmu

Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,
Tersenyumlah dengan wajar .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang cinta

Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.

Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu, Baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.

Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu

Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan

Dan Saat engkau bertemu seseorang yang saat ini menemanimu seumur hidup (suami / istri) kita,
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati yang kau cari.

Thanks For : http://safruddin.wordpress.com/

Jadi Pionir

25 Februari 2012 Tinggalkan komentar

 

maths_pionir1Saya ingin mengajak kita flashback ke belakang, Pada tahun 1903, Harry Andrews, seorang pelatih olimpiade dari Inggris berkata, “Rekor lari 1 mil adalah 4 menit 12,75 detik. Rekor ini tidak akan pernah lagi terpecahkan.” Menurut mereka, rekor saat itu sudah merupakan batas akhir pencapaian manusia dengan menimbang panjangnya tulang, kekuatan otot, susunan persendian manusia. Manusia tidak mungkin akan bisa menempuh jarak 1 mil dalam waktu kurang dari 4 menit. Kalau melebihi kecepatan itu, bisa-bisa paru-parunya akan pecah.

Namun Roger Banister bertekad memecahkan rekor tersebut, meskipun semua orang berkata bahwa hal itu adalah mustahil. Di tahun 1954, akhirnya ia benar-benar menjadi pelari pertama yang memecahkan rekor itu, yaitu 3 menit 59.4 detik. Yang menarik lagi, setelah rekor itu terpecahkan, di tahun yang sama ada dua pelari lainnya yang juga bisa berlari kurang dari 4 menit.

Yang menarik, di tahun berikutnya, bahkan ada 236 pelari yang bisa melakukan hal yang sama. Roger Banister dikenang bukan karena kecepatan larinya, melainkan karena dialah yang menjadi pionir yang menjebol kemustahilan yang dipercayai selama ratusan tahun. Tak dipungkiri menjadi seorang Pionir bukanlah pekerjaan yang mudah. Bukankah kebanyakan orang hanya mau mengalami terobosan, tetapi tidak mau menjadi penerobosnya ? Ya, alhasil mereka hanya menjadi pengikut sejarah dan tidak pernah menjadi seorang story maker.

Hari ini mari kita berdoa dan renungkan, agar bisa menciptakan sesuatu yang baru lewat ide dan tindakan kita. Sehingga kita pun tidak selalu menjadi pengekor atau membeo saja, namun menjadi pribadi yang dapat menciptakan sejarah baru. Mau ?

Sumber

Kategori:Petuah Bijak Tag: