Beranda > Diarry Ku > Tentang pencapaian kita selama ini…….

Tentang pencapaian kita selama ini…….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sudah terlalu lama kita berjalan menyusuri kehidupan ini,  dan kita seakan lengah dan tak peduli sekaligus menghiraukan tentang apa saja yang telah kita lalui.

Sehingga semua pencapaian kita sekarang ini dalam perspektif yang sederhana tergolong “egois” akan tujuan yang telah kita tunggu-tunggu dengan pengharapan penuh.

Tapi entah berapa lama pencapaian tersebut akan bertahan. Kita semua tak ada yang tahu. Kita hanya selalu berharap dan berusaha untuk terus mempertahankannya, atau bahkan mengembangkannya sampai batas setinggi tingginya. Tak dapat dimungkiri bahwa itu sudah bawaan suatu makhluk yang disebut manusia yang selalu tidak puas akan apa yang telah dicapainya.

Cobalah sedikit menengok  ke belakang.  Apa yang telah kita capai sekarang, mustahil tanpa adanya sumbangsih keringat dan air mata siapa saja yang melintasi perjalanan hidup kita. Tak sedikit yang ikut terlibat dalam pencapaian kita sekarang ini. Baik secara langsung atau pun tidak langsung, banyak yang simpatik kepada kita dengan terus memberikan motivasi dan inspirasi.

Dan ada begitu banyak makhluk istimewa yang mungkin tidak kita sangka-sangka dengan ridho dan sukarelanya mau meneteskan air mata untuk mendoakan kita. Kita tak pernah tahu.

Terkadang atau bahkan kita terlalu sering meminta dispa dan lupa memberi salam, kita terus meminta untuk didengar dan lupa untuk mendengar, kita terlalu sering berbicara dan  memaksa mereka mendengar, kita terlalu banyak meminta untuk dimengerti dan lupa untuk mengerti, kita lebih suka dilihat, dan malu untuk melihat, dan kita terlalu sombong untuk dikenal dan gengsi untuk mengenal, terlebih saat salah kita sering berusaha untuk dimintai maaf dan bukan meminta maaf.

Semua yang mereka lakukan dengan tulus dan sepenuh hati untuk memberi salam, mendengar, membiarkan kita berbicara, mengerti, melihat, mengenal dan meminta maaf kepada kita. Lalu, kapan kita berlaku sebaliknya ?

Nampaknya kita perlu sejenak merenungkan  suatu nasihat sederhana dan sarat akan makna. “Ketika kita meminta kepada Tuhan, kita paksa Tuhan memberi apa yang kita minta. dan sebandingkah, ketika ada makhluk yang datang menghampiri kita yang hanya sekedar ingin meminta simpatik kepada kita, lantas kita acuhkan, bahkan kita usir secara primitif?”

Mereka yang menyegerakan segala perilaku untuk berbagi dan memberi telah mencerminkan sikap manusiawi yang sesungguhnya, yang saling tolong menolong terhadap sesama.

Jadi, tengok sekali lagi ke belakang sebelum dengan lantang kita mengeluarkan pernyataan bahwa kita orang yang sukses. tanyakan pada diri kita sampai dimana pencapaian kita selama berapa bulan ? berapa tahun ? atau bahkan berapa abad kedepan ? tentunya bila tanpa MEREKA .

Arti kesuksesan tak semata-mata dipandang dari segi pencapaian, namun ketika kesuksesan tersebut dapat membawa berkah kepada mereka yang ikut terlibat secara langsung atau tidak langsung, dan bahkan yang sama sekali tidak kita kenal bisa merasa damai dan sejahtera bersama kita, itulah kesuksesan pandangan saya, masalah setuju ataupun tidak itu adalah hak anda.

Bukan dengan seberapa banyak kita memberi dan berbagi, melainkan seberapa ikhlas kita berbagi terhadap sesama.

Bagaimana menurut sobat Rep Powerplant dimanapun kalian berada.

Salam hangat,

Rep. Powerplant

Kategori:Diarry Ku Tag:,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: