Arsip

Archive for 18 Maret 2013

Teknik “5 Whys “ dalam mencari Akar Masalah dalam dunia proyek

18 Maret 2013 1 komentar

Setelah 180 hari bergelut Rep. Powerplant 7, pagi ini, Om Boss  marah gara-gara masalah yang sepele tetapi penting bagi kontraktor lain yaitu  masalah foundation yang sudah terselesaikan 1 bulan yang lalu belum di erection steel structurenya.

Cerita di atas hanya salah satu contoh, dimana dalam keseharian, lebih sering mendahulukan marah daripada memecahkan suatu masalah. Daripada cepet tua gara-gara keseringan marah, lebih baik kita cari akar masalah di atas dengan teknik 5 whys ( mengapa ). Teknik ini sangat sederhana dalam mencari akal permasalahan, cukup memberikan pertanyaan “mengapa” 5 kali pada setiap masalah atau fakta yang terjadi.

Fakta : Steel structure nya belum bisa di erection.

  1. Mengapa 1 : Mengapa sampai gak bisa di erection?
    Jawab 1 : Karena mur di angkurnya tidak komplit.
  2. Mengapa 2 : Mengapa murnya sampai tidak komplit?
    Jawab 2 : Karena habis stoknya di site.
  3. Mengapa 3 : Mengapa sampai tidak tahu kalau habis stoknya?
    Jawab 3 : Karena kita tidak mengecek dan mengontrol.
  4. Mengapa 4 : Mengapa tidak ada tim yang mengeceknya dan mengontrol?
    Jawab 4 : Karena kita kekurangan tenaga di cek list pekerjaan.
  5. Mengapa 5 : Mengapa sampai kita kekurangan tenaga cek list?
    Jawab 5 : Karena kita efisienkan jumlah tenaga kerja

Kesimpulan, mur habis, akibat tidak ada yang mengontrol. Jadi solusinya adalah mulai saat ini, kasih tenaga kerja yang khusus untuk cek list pekerjaan mur, agar mur tidak kehabisan.

Kesimpulan, mur habis, akibat tidak ada yang checklist saat steel structurnya belum di erection. Solusinya, harus dibuat sistem dan penambahan tim untuk checklist, sehingga dikemudian hari saat steel structure akan di erection, sehingga sistem tetap berjalan secara otomatis, sehingga tidak sampai kehabisan mur. Begitu contoh kecilnya dan berlaku untuk hal hal yang lainnya.

Bagaimana dengan sobat  Rep Powerplant di lain project? sudah kah menerapkan sistem “ 5 why”?

Kategori:Teknik Sipil Tag:

Semua “ tentang “……

Dalam kehidupan ini memang banyak larangan. Namun banyak larangan sering  kali justru membuat kita ingin melakukannya. Entah kenapa? Penasaran atau tertantangkah?

Di dalam ajaran agama memang terdapat banyak larangan atau pantangan. Yang pasti tujuannya adalah demi kebaikan.

Ada nasihat dari Sang Guru berkenaan dengan hal ini:

Terhadap larangan atau pantangan, memang seharusnya dihindari. Tidak boleh dilakukan. Begitu sederhana sebenarnya. Anak kecil juga tahu. Tetapi manusia sudah setua aku ini, masih kesulitan menaatinya.

# Tentang Kesalahan:
Jangan suka melihat kesalahan atau menyalahkan orang lain. Karena hal itu akan menunjukkan kesalahanmu sendiri.

Ketika dirimu masih suka melihat kesalahan orang lain dan menghakiminya. Itu tandanya masih ada kesalahan di dalam dirimu.

Apalagi menjadikan kesalahan seseorang sebagai olok-olok.

Nah, alangkah baiknya bila dirimu lebih fokus mengoreksi pada kesalahan diri sendiri dan segera memperbaiki.

# Tentang Meremehkan:
Jangan suka meremehkan orang miskin dan yang memiliki kekurangan. Sebab itu akan memperlihatkan kemiskinan jiwa dan kekurangan hatimu.

Dengan meremehkan seseorang itu artinya engkau tidak memiliki perasaan menghargai. Tetapi akan menimbulkan ketinggian hati.

# Ternyata Berdebat:
Jangan suka memperdebatkan kebenaran _agama. Karena itu akan menimbulkan sifat merasa paling benar. Dengan begitu akan menutup hatimu untuk menerima kebenaran lain.

Karena bila kebenaran semakin diperdebatkan, maka menciptakan ketidak-benaran.

Alangkah lebih baiknya, semakin mendalami kebenaran yang engkau yakini dan merenunginya dalam-dalam.

# Tentang Menghinakan Diri:
Jangan suka menghinakan diri sebagai manusia dengan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya dilakukan seorang manusia. Karena manusia adalah makhluk yang terhormat dan mulia.

# Tentang Kata-kata Tidak Bermanfaat:
Jangan suka berkata-kata yang sudah tidak berfaedah, malahan dapat menyakiti hati orang lain. Karena akibat akan ditanggung oleh diri sendiri pada akhirnya.

Ingatlah bahwa kebohongan akan melahirkan kebohongan demi kebohongan. Beranak-cucu.

# Tentang Kemalasan:
Jangan suka bermalas-malasan, karena waktu yang berlalu tidak akan kembali lagi. Pada akhirnya menyesal pun tak akan berarti.

Hidup dalam kemalasan sama saja artinya tidak menghargai diri sendiri dan atas penciptaanmu.

# Tentang Mencuri:
Jangan suka mengambil sesuatu yang bukan milikmu. Apalagi itu untuk tujuan memperkaya diri dan menghidupi anak-cucumu. Karena engkau akan menanggung akibatnya.

Mengambil sesuatu yang bukan milikmu, sungguh merupakan perbuatan tercela.


# Tentang Amarah:

Jangan suka mengumbar amarah. Karena amarah dapat membakar hati dan pahalamu hingga tak berbekas.

Amarah masih membara, tandanya penguasaan dirimu masih kurang sekali. Bila amarah masih menguasai, baik-baiklah untuk bertobat dan merenungi.

Demikian sahabat Rep. Powerplant sedikit pesan dariku hari ini.

Kategori:Petuah Bijak Tag: