Beranda > Tahukah Sobat?, Tips n Triks > KESALAHAN DALAM NEGOISASI GAJI

KESALAHAN DALAM NEGOISASI GAJI

 

Tak bisa dipungkiri, salah satu motivasi seseorang dalam bekerja adalah uang! Gini hari, mustahil ada yang mau bekerja tanpa dibayar dengan uang, bukan? Makanya saat negosiasi gaji, merupakan saat yang paling menentukan untuk memperoleh gaji yang Anda harapkan. Untuk itu Anda harus pandai-pandai bernegosiasi agar Anda puas. Tapi negosiasi gaji nggak bisa asal aja loh! Anda nggak bisa langsung meminta jumlah tertentu demi kepuasan diri sendiri, tanpa mempertimbangkan hal-hal lainnya. Ingat, negosiasi yang salah dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari. So, biar nggak salah langkah, sebelum negosiasi gaji, simak dulu beberapa kesalahan yang harus Anda hindari berikut ini:

  • Meminta sejumlah gaji tanpa mengetahui standar gaji perusahaanSebelum Anda menyebutkan sejumlah angka, selidiki dulu berapa standar gaji diperusahaan tersebut. Dikhawatirkan jika Anda tidak mengetahuinya, Anda bisa saja menyebutkan angka jauh di bawah standar perusahaan, sehingga Anda akan menyesal karena ternyata dibanding rekan yang lain gaji Anda justru paling kecil. Sedangkan jika Anda menetapkan gaji jauh di atas standar perusahaan, dikhawatirkan perusahaan tidak dapat memenuhi tuntutan Anda dan akhirnya Anda malah tidak diterima sebagai karyawan.
  • Tidak mengetahui berapa ‘nilai’ Anda sebenarnya. Asal menentukan gaji tanpa mengetahi bagaimana kualitas Anda sesungguhnya juga merupakan kesalahan besar. Kalau kualitas Anda biasa-biasa saja tetapi Anda menetapkan gaji yang besartentu tidak comparable. Sebaliknya jika kualitas Anda bagus juga tidak comparable jika Anda menetapkan gaji yang rendah. So, agar Anda nggak ‘kejeblos’, ketahuilah kualitas dan kemampuan Anda barulah Anda dapat menentukan ‘harga’ yang sesuai dengan kualitas Anda.
  • Menampilkan image yang tidak setaraf dengan gaji yang digesosiasikan Maksudnya, Anda menentukan sejumlah angka yang cukup besar tetapi Anda tidak menampilkan sosok yang cerdas dan profesional. Penampilan yang seadanya serta pembicaraan yang tidak ‘berbobot’ tentu meragukan pihak pemberi kerja untuk memberi gaji yang besar pada Anda.
  • Mengira pihak pemberi kerja adalah pengambil keputusan dalam negosiasi gaji Keputusan jumlah gaji adalah kesepakatan kedua belah pihak. Jangan menyerahkan keputusan sepenuhnya pada pihak perusahaan. Namanya juga negosiasi, Anda juga ikut andil dalam pengambilan keputusan.
  • Menegosiasikan gaji lewat telpon. Ini adalah suatu kebodohan. Selain tidak profesional, menegosiasikan gaji lewat telpon juga terkesan sangat tidak sopan. Bisa jadi kesepakatan yang Anda ambil tidak memuaskan, dibanding keputusan yang diambil secara face to face. Maka, jika pihak perusahaan menghubungi Anda lewat telepon untuk membicarakan gaji, tolaklah. Katakan bahwa Anda akan datang secara langsung untuk membicarakannya, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang mungkin saja terjadi di telepon. Nah Anda yang dalam waktu dekat ini akan negosiasi gaji dengan perusahaan tertentu, hati-hati, jangan sampai Anda melakukan kesalahan tersebut. Sehingga Anda dan juga perusahaan sama-sama puas.

Sumber : DUNIA KERJA dan Semua tentang pekerjaan anda

  1. 4 Agustus 2012 pukul 02:15

    This is the only time I’ve been to your site. Thnx for explaining more details.

  2. 4 Agustus 2012 pukul 02:20

    You have posted a great website.

  3. 21 Agustus 2012 pukul 04:59

    A friend recommended me to this site. Thnx for the information.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: