Arsip

Archive for 5 Desember 2011

Detak Jarum Jam Itu Behenti di Hari Tsunami

5 Desember 2011 Tinggalkan komentar
TAHUN 2005 :

Sepekan setelah Tsunami saya sempat menemani mas Imam B Prasodjo, seorang Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI) bersama rekannya Charlie Moet dari Operasion USA, yaitu sebuah lembaga kemanusiaan yg didirikan oleh para veteran tentara Amerika semasa perang Vietnam serta Ariful Amir staf Yayasan Nurani Dunia Jakarta untuk berkeliling zona tsunami di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Ribuan mayat masih terlihat disetiap sudut kota yang sedang di evakuasi oleh teman2 relawan dari berbagai provinsi dan negara saat itu.

Perjalanan kami sampai juga ke daratan yang pertama sekali di sentuh tsunami yaitu pantai Ulhee Lhee dekat mesjid setempat setelah melintasi puing2 bangunan. Tak jauh dari mesjid Ulhee Lhee yg masih kokoh berdiri walau pernah di cium pertama kali oleh gelombang laut yang sangat tinggi hingga ke pusat kota Banda Aceh, kami memperhatikan puing2 bangunan yang hancur akibat bencana yang maha dahsyat itu dengan perasaan yang tak menentu.

Tiba2 Charlie Moet mengambil sebuah jam dinding tua yang telah hancur akibat Tsunami disekitar tempat kami berdiri. Sekilas tak ada yang menarik dari jam dinding tua tersebut karena masih cukup banyak benda-benda lain yang lebih besar dan berserakan dikawasan itu yang tak diketahui siapa pemiliknya.

 

APA YANG MENARIK DARI JAM DINDING TUA ITU?
Kenapa Charlie Moet tertarik ingin membawa jam dinding tua itu ke negara nya ! setelah ia menjelaskan, ternyata jam dinding tua itu saat diambil di lokasi Ulhee Lhee terlihat tanggalnya menunjukkan pada angka 26, dan pada panel hari menunjukkan tulisan SUN (Sunday/Minggu), sementara jarum jam dinding itu menunjukan pukul 8 pagi lebih 58 menit, dengan jarum pendek hampir menyentuh angka 9 dan jarum panjang pada angka 11 lebih beberapa garis saja.
Disitu barulah saya sadar, bahwa jam dinding itu telah berhenti berdetak persis pada waktu terjadinya Tsunami Aceh pada Hari Minggu, 26 Desember 2004, pukul 08:58 Wib. Artinya ketika Aceh diguncang Gempa 9.8 SR jam dinding itu mungkin masih berfungsi, dan berhenti berdetak setelah air laut mengamuk menghantam Ibukota Serambi Mekkah yang di mulai dari pantai Ulhee Lhee.

Karena keadaan kota Banda Aceh masih sangat kacau dan lumpuh, sementara tugas saya dan teman2 relawan masih sangat disibukkan dengan distribusi bantuan kemanusiaan di Posko Indonesia Peduli SoRAK Aceh, maka saya pun tak ambil pusing terhadap jam dinding tua itu yang dibawa pulang oleh Charlie Moet ke Amerika Serikat.
Apa yang terjadi dengan jam dinding Ulhee Lhee itu beberapa bulan kemudian? ternyata di hampir seluruh media massa internasional di Amerika dan Eropa memuat berita dan foto2 tentang jam dinding tersebut dan tak berapa lama Majalah TEMPO Jakarta juga menerbitkan berita dan foto yang sama dengan halaman khusus pada majalah paling populer di Indonesia itu.

TAHUN 2009:
Yang lebih mengejutkan lagi 3,5 tahun kemudian saya mendapat kabar bahwa foto jam dinding tua Ulhee Lhee itu ternyata juga terpajang dalam ukuran besar di ruang kerja orang nomer 1 di BRR (Pak Kuntoro). Saya mulai kagum dengan jam dinding yang tak seberapa mana itu, karena jam itu kini malah mulai tercatat dalam sejarah dunia, jam dinding itu menjadi sangat penting maknanya dan di cari2 keberadaannya oleh Pemerintah Indonesia.
Keterkejutan saya tak hanya sampai disitu, ketika mendengar kabar bahwa Pak Kuntoro mendapat perintah dari Presiden untuk segera mencari jam dinding tua yang heboh di media2 massa internasional itu. Memang pada waktu itu tak ada seorang pun yang mengetahui dimana jam dinding ini berada kecuali kami berempat dan Allah SWT.
Singkat cerita, BRR 1 menginginkan jam dinding itu dikembalikan ke Aceh untuk ditempatkan di Museum Tsunami di Blang Padang Banda Aceh yang sedang dibangun sebagai tempat benda2 bersejarah sisa Tsunami. Ternyata untuk memulangkan jam dinding tua ini ke Indonesia tak semudah yang saya kira, karena saat itu Charlie Moet punya rencana lain, yaitu ingin menempatkan Jam dinding tua Ulhee Lhee itu di Museum negaranya di AS

 

PROSES PEMULANGAN JAM DINDING DARI AS KE ACEH

Melalui lobi-lobi khusus mas Imam B Prasodjo akhirnya Charlie Moet bersedia membawa kembali Jam dinding tua itu kepada Pemerintah Indonesia untuk ditempatkan di Museum Tsunami Aceh dengan sejumlah syarat. Persyaratan yang ia minta adalah, jam dinding tua itu harus diberikan ruangan khusus dan tersendiri di dalam Museum Tsunami, diberikan kaca pelindung kedap udara agar bekas2 lumpur tsunami yang sudah kering yang melekat pada jam dinding itu tidak hilang dan tetap asli, serta di dalam ruangan diberikan lighting yang dapat menerangi jam tersebut dengan jelas serta diberikan plakat informasi tentang riwayat jam dinding tua itu.

Apa bila persyaratan2 itu tidak dapat dipenuhi oleh Pemerintah Indonesia, maka dia menganggap negaranya adalah tempat yang terbaik dalam memperlakukan benda-benda sejarah dunia. Pak Kuntoro selaku Ketua BRR saat itu memang menyanggupi persyaratan2 yang diminta tersebut, bahkan dia telah menyiapkan desain ruangan untuk jam dinding Ulhee Lhee tersebut.

Pada akhirnya jam dinding tua Ulhee Lhee itu diterbangkan kembali dari AS ke Jakarta transit via Singapura. Dari Jakarta selanjutnya diterbangkan ke kota Banda Aceh dan ditempatkan beberapa jam di Kompleks APEC – Radio KISS FM Aceh untuk selanjutnya pada malam harinya mas Imam B Prasodjo, Charlie Moet, saya dan Ipe mengantarkan jam dinding Ulhee Lhee itu kepada Pak Kunturo di Kantor BRR Lueng Bata, Banda Aceh.

Saat kami tiba di ruang kerja pak Kuntoro, yang pertama kali ditanyakannya pada mas Imam adalah ‘Imam… mana jam dinding itu?’ Imam B Prasodjo menjawab, ‘waduh pak… ketinggalan di Jakarta’. Padahal jam itu sudah berada diruangan pak Kuntoro yang dikemas dalam box. Walah… boss2 ini masih suka juga bercanda …

foto saat proses serah terima Jam Dinding Tua Ulhee Lhee yang bersejarah itu di ruang kerja BRR 1 pada pertengahan tahun 2009.

Thanks to Charlie Moet, Imam B Prasodjo, PhD, Ariful Amir dan Ipe atas dukungannya sehingga jam dinding Ulhee Lhee ini dapat kembali lagi berada di Aceh.

 

Sumber : http://wisbenbae.blogspot.com/2010/06/detak-jarum-jam-itu-behenti-di-hari.html

Bagaimana dengan Anda, bisakah menjadi SUAMI seperti ini..??????

5 Desember 2011 1 komentar

Kisah Seorang SUAMI (S) dan GADIS  (G).……

Mereka kenal di sebuah kantin komplek perkantoran, setelah tukar pin, esoknya si gadis mulai BBMan.

GADIS : "Mas hebat ya..punya usaha sendiri sukses pula..!"

SUAMI : "makasih ya.."

Esoknya GADIS menelpon SUAMI sekedar say hello n bertanya "kapan ya mas, kita makan bareng lagi..?"

SUAMI menjawab " oke, kapan aja.."

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM n HP, sesekali jg janjian pergi makan siang bersama.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka,sampai suatu hari si GADIS mengirim pesan yg isinya " MAs sebenernya aku mencintaimu, aku tau kamu udah punya keluarga, tp aku mau menerima kondisi sbg istri ke-2 mu, aku siap Mas, dan maaf aku mengganggu perasannmu.."

Dengan berat hati SUAMI menjawab :

" Dik, aku paham n mengerti maksudmu, tp aku harus jawab TIDAK..!! aku tau kamu memang cantik dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok n cantik. Tapi..tahukah kamu kenapa aku bisa SUKSES usahaku n bisa tampil baik seperti ini, itu krn doa, dorongan n semangat dari ISTRIKU yg ikhlas n tulus, Sungguh sangat berdosa kalo aku harus mendustainya dg berselingkuh dengan seseorang yg hanya mengagumiku krn tau kalo aku skarang udah sukses n berhasil,  kamu hanya melihat tampilanku semata, padahal ada orang2 kesayangan di rumah yg telah bersusah payah mendorong aku agar aku selalu tampil sebaik mungkin n semangat dlm bekerja, mereka adalah ISTRI n anak2ku tercinta.

Kalo kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tak akan pernah abadi,Tahukah kamu bahwa aku memulai ini semua dari nol dan hanya ISTRIi serta anak2ku yg selalu mendampingiku dikala susah, terpuruk, jatuh bangun dlm usaha hingga sukses spt ini, taukah kamu bahwa ISTRIku yg selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku menjadi spt ini.

Kamu memang cantik n menarik, tapi hati ISTRI n anak2ku lebih cantik dibanding apapun bahkan dibandingkan dg mutiara.

Terimakasih kau telah mengagumiku ……

 

Diambil dari FB oleh Aura Kudus pada 19 Juni 2011 jam 15:14

Kategori:Renungan Tag:

Tak perlu Minder jadi orang bodoh….

5 Desember 2011 1 komentar

ORANG BODOH VS ORANG PINTAR ( Bagus untuk direnungkan )

Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya berbisnis…
Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang pintar.
Walhasil boss-nya orang pintar adalah orang bodoh.

Orang bodoh sering melakukan kesalahan,
maka dia rekrut orang pintar yang
tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah.

Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
Orang pintar belajar untuk mendapatkan ijazah untuk selanjutnya
mencari kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk
membayari proposal yang diajukan orang pintar.

Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato,
maka dia menyuruh orang pintar untuk membuatnya.

Orang bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH).
oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar
untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.

Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan,
sementara itu orang pintar percaya.
Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh.
Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.

Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu yang dipikirkan
panjang-panjang oleh orang pintar. Walhasil orang orang pintar menjadi
staf-nya orang bodoh.

Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan,
dia PHK orang-orang pintar yang berkerja.

Tapi orang-orang pintar DEMO. Walhasil orang-orang pintar
‘ meratap-ratap ‘ kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.

Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu
untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan
waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.

Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa di jadikan duit.
Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.

Bill gate (Microsoft), Dell, Hendri (Ford),
Thomas Alfa Edison, Tommy Suharto, Liem Siu Liong (BCA group).
Adalah contoh orang-orang yang tidak pernah dapat S1), tapi kemudian menjadi kaya.

Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka.
Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada orang bodoh.

PERTANYAAN :

Mendingan jadi orang pinter atau orang bodoh??

Pinteran mana antara orang pinter atau orang bodoh ???

Mana yang lebih mulia antara orang pinter atau orang bodoh??

Mana yang lebih susah, orang pinter atau orang bodoh??

KESIMPULA N :

Jangan lama-lama jadi orang pinter,
lama-lama tidak sadar bahwa dirinya telah dibodohi oleh orang bodoh.

Jadilah orang bodoh yang pinter dari pada jadi orang pinter yang bodoh.
Kata kunci nya adalah ‘ resiko ‘ dan ‘ berusaha ‘ ,
karena orang bodoh perpikir pendek maka dia bilang resikonya kecil,
selanjutnya dia berusaha agar resiko betul-betul kecil.

Orang pinter berpikir panjang maka dia bilang resikonya besar untuk
selanjutnya dia tidak akan berusaha mengambil resiko tersebut.
Dan mengabdi pada orang bodoh…

Diamanakah posisi anda saat ini…

Berhentilah meratapi keadaan anda yang sekarang…

Ini hanya sebuah Refleksi dari semua Retorika dan Dinamika kehidupan.
Semua Pilihan dan Keputusan ada ditangan anda untuk merubahnya,
Lalu perhatikan apa yang terjadi…

Stay Super…..

By : Mario Teguh…

(diambil dari catatan FB Aura Kudus Embroidery’s  pada 27 Juli 2010 jam 11:09 )

Kategori:Renungan Tag:,